Cara Merawat dan Harga Ayam Bangkok

Ditulis: ngingu | 3 min read
info ayam bangkok

Ayam bangkok adalah salah satu jenis ayam yang dielu-elukan oleh para bebotoh tanah air. Bagimana tidak, unggas dengan perawakan yang gagah tersebut ternyata sangat jago dalam ajang adu ayam atau sabung ayam. Ia memiliki sikap yang pantang menyerah dan tangguh.

Selain memiliki sikap jagoan yang luar biasa, ayam ini juga banyak dipelihara karena mudah untuk diternakkan.

    Info Umum

  • Nama Latin: Galus galus
  • Berat: 2-5 kg
  • Panjang: 24 cm
  • Umur: 6 - 8 bulan

Selain itu, jenis ayam tersebut juga kerap diperjualbelikan untuk konsumsi karena banyak yang menyukai daging ayam yang memiliki cita rasa nikmat dan empuk ini.

Bagaimana sejarah Ayam Bangkok?

sejarah ayam bangkok
gambar: alihamdan.id

Konon, ayam tersebut memiliki nama bangkok karena asalnya yang memang dari Kota Bangkok, Thailand. Di tempat asalnya, ayam tersebut sangat terkenal dengan ketangguhannya dalam bertarung  sehingga membuatnya dijuluki dengan sebutan King’s Chicken.

Kemampuan bertarungnya yang handal dan tangguh cukup tersohor hingga ke negeri China lewat para saudagar yang berdagang.

Tak mau ketinggalan, saudagar China pun banyak yang membawa pulang ayam ras Bangkok asli dari negara yang dijuluki sebagai gajak putih tersebut.

Begitupun dengan Indonesia, ayam tersebut sampai ke tanah air lewat perdagangan dan pertama kali ditemukan di Tuban, Jawa Timur.

Alhasil, banyak dilakukan persilangan dengan ayam lokal untuk menghasilkan kualitas unggulan yang salah satunya adalah ayam bangkok f1.

Apa manfaat merawat dan ternak ayam Bangkok?

manfaat ayam bangkok
gambar: KoranMonitor.com

Kamu akan mendapatkan beragam manfaat saat memutuskan untuk memelihara ayam yang berasal dari Thailand tersebut. Hal utama yang kamu dapatkan adalah ayam petarung tangguh yang bisa dijagokan dalam ajang sabung ayam.

Manfaat ayam bangkok lainnya yang bisa diperoleh adalah mengkonsumsi daging ataupun telur yang dihasilkan saat diternakkan.

Meski bukan dalam golongan ayam pedaging ataupun ayam petelur, namun nutrisinya tak kalah dengan ayam yang diproduksi untuk dikomersilkan.

Manfaat lain yang bisa kamu dapatkan adalah limbah kotoran ayam yang bisa diubah menjadi pupuk kandang. Jadikan sebagai penyubur tanaman yang ada di kebun atau pekarangan rumah.

Sejumlah hama, seperti cacing dan ulat juga akan ludes dimakan ayam.

Berapa harga ayam Bangkok?

harga ayam bangkok
gambar: koranmonitor.com

Ayam bangkok dibanderol dengan harga yang bervariasi tergantung dari umur, kualitas bertarung, serta keindahan corak yang dimiliki.

Jika ayam tersebut sudah berkali-kali memenangkan sabung, nilainya bisa melejit ke angka puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah.

Secara garis besar, harga bangkokan di pasaran dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Berikut rincian lengkapnya untuk kamu:

Jenis Ayam Kategori Harga
Bangkok Putih Kualitas super Rp16.000.000 – Rp32.000.000
Bangkok Kinantan Kualitas standar Rp600.000 – Rp1.000.000
Bangkok Taduang Kualitas standar Rp150.000 – Rp300.000
Bangkok Birma Kualitas super Rp2.000.000 – Rp10.000.000
Bangkok Betina Kualitas unggulan F1 Rp500.000 – Rp550.000
Bangkok Anakan Umur 1-2 minggu Rp100.000 – Rp200.000
Bangkok Anakan Umur 1 bulan Rp300.000
Bangkok Anakan Umur 2 bulan Rp400.000

Apa saja ciri-ciri dan karakteristik khas ayam bangkok?

ciri ciri ayam bangkok
gambar: cermati.com

Ayam bangkok memiliki ciri-ciri khusus pada tubuhnya yang menandakan bahwa ia adalah seekor petarung tangguh. Sayangnya, tidak semua orang mampu untuk membedakan mana bangkok yang asli dan mana yang cuma mirip.

Terlebih lagi jika ayam tersebut masih berusia anakan, tentunya akan sangat sulit untuk memprediksi bahwa ia adalah seekor bangkokan yang super.

Untuk mengatasi rasa penasaran kamu, saya akan mengulas detail ciri fisik ayam tersebut baik anakan maupun dewasa.

Ciri-ciri Ayam Bangkok Anakan

  1. Anak ayam memiliki postur tubuh yang cenderung ramping, tinggi, dan tegak
  2. Jika dilihat sepintas maka bentuk kepalanya seperti menyerupai burung jalak
  3. Bagian lehernya terlihat lebih panjang jika dibandingkan ayam pada umumnya dan bagian tulang lehernya tersusun padat dan besar
  4. Terdapat sebuah tanda garis tengah di bagian atas perutnya yang mana hampir menyerupai burung rajawali
  5. Mata anak ayam masih terlihat jernih, bulat, dan tampak menjorok ke dalam
  6. Bagian tulang alis matanya sedikit menonjol
  7. Badan yang tegap ditopang dengan tulang kaki yang berbentuk bulat kokoh dengan sisik yang besar dan keras, sedangkan bagian lututnya menjorok ke arah belakang
  8. Jari-jari kakinya terlihat panjang dengan cakaran yang kuat
  9. Struktur tulang yang terdapat di bagian dada tampak tebal, keras, kokoh, dan besar serta memanjang hingga ke bagian tulang belakang
karakteristik ayam bangkok dewasa
gambar: Bukalapak

Ciri-ciri Ayam Bangkok Dewasa

  1. Memiliki batok kepala yang seperti buah pinang
  2. Struktur tulang di kakinya terlihat besar dan kuat dengan sisik-sisik yang semakin tampak keras, kasar, dan besar sehingga pantas jika dijuluki super pukul mati dalam melumpuhkan lawan
  3. Bulu-bulu yang menempel di tubuhnya terlihat mengkilap dan sedikit kaku pada bagian ekor serta sayapnya
  4. Organ mata yang dimiliki ayam dewasa juga tampak jernih dengan bentuk yang sedikit sipit dan cekung
  5. Paruh yang dimilikinya menunjukkan ia sosok yang kesatria kerena bentuknya besar, kuat, dan sedikit melengkung dengan guratan garis muka yang terdapat di area hidung hingga wajah
  6. Bentuk tubuhnya tampak begitu gagah dan tegap dengan daya pukulan yang keras, kuat, dan tepat sasaran saat menghadapi lawan

Bagaimana cara merawat ayam bangkok yang benar?

cara merawat ayam bangkok
gambar: DeviantArt

Ternak ayam bangkok tidak terlalu beda jauh dibandingkan saat kamu memelihara ayam jenis lainnya. Hanya saja, merawat ayam petarung ini membutuhkan pakan yang dapat menunjang stamina serta performanya di lapangan adu.

Makanan ayam akan sangat berpengaruh pada tingkah lakunya saat bertanding sehingga nutrisinya harus cukup dan sesuai. Dalam sekali makan saja, ayam jago dengan bobot 3-4kg membutuhkan pakan sebanyak 200-300 gram.

Selain pakan, faktor kebersihan juga sangat penting sehingga kamu harus rutin memandikannya minimal seminggu sekali.

Waktu yang paling tepat adalah jam 8 pagi saat cuaca sedang tidak lembab atau hujan. Keringkan bulunya di bawah terik matahari agar semakin cantik.

Selanjutnya, bersihkan kandang ayam secara rutin agar tidak menimbulkan pencemaran atau bau tak sedap. Berikan pejantan kandang yang berupa kurungan cukup besar agar tetap bisa aktif bergerak di dalam.

Terakhir, kamu harus mengajaknya untuk aktif berlatih sabung setiap hari. Sediakan lawan tanding yang kuat dan setimpal. Tujuannya tak lain agar performa ayam kamu semakin meningkat.

Ayam bangkok bisa menjadi ladang usaha yang cukup menjanjikan untuk kamu. Selain mengikuti ajang adu ayam, pejantan ini juga bisa dibudidayakan untuk dijual kepada para bebotoh yang hobi sabung.

  • https://www.cermati.com/artikel/amp/ayam-bangkok-jenis-ayam-aduan-dengan-harga-fantastis
  • https://alihamdan.id/cara-merawat-ayam-jago/
  • http://www.sumbarprov.go.id/details/news/6851
  • http://situsaduayam.net/sejarah-ayam-bangkok/
  • https://hamparan.net/harga-ayam-bangkok/amp/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *