Manfaat dan Jenis-jenis Ayam Kampung

Ditulis: ngingu | 2 min read
info ayam kampung

Artikel ini membahas:

Ayam kampung adalah jenis ayam yang berasal dari Indonesia yang banyak diternak oleh masyarakat seperti halnya petelur dan pedaging. Ayam kampung ini lebih menjadi ayam peliharaan yang dibudidayakan tidak secara massa.

Ayam ini tidak di ternak untuk kebutuhan komersil, tapi sebagai konsumsi sendiri. Biasanya ada yang dijual tapi hanya satu atau dua ekor saja. Ayam kampung dapat berkembang Biak dengan normal layaknya ayam biasanya.

    Info Umum

  • Nama Latin: Gallus gallus domesticus
  • Berat: 500-800 gram
  • Panjang: Kira-kira 30cm
  • Telur: Kecil warna putih
  • Diambil: Telur dan daging
  • Umur: 60-70 hari

Berbeda dengan pedaging atau petelur yang berkembangbiak dengan menggunakan zat kimia. Karena ayam kampung dikembangkan dengan cara alami ayam kampung lebih memiliki nilai gizi yang baik dibandingkan ayam pedaging.

Bagaimana sejarah ayam kampung?

sejarah ayam kampung
gambar: paktanidigital.com

Pada awalnya ayam kampung generasi pertama ini berasal dari keturunan ayam hutan merah “Gallus gallus”. Jenis ayam ini sudah dikenal pada zaman kerajaan kutai. Pada zaman itu ayam tersebut digunakan untuk persembahan kepada kerajaan sebagai upeti.

Adanya peraturan untuk menyerahkan upeti berupa ayam kampung ini akhirnya banyak masyarakat yang Ternak ayam. Dengan demikian karena selalu diternakkan oleh masyarakat ayam kampung ini terjaga kelestariannya sampai sekarang.

Selain itu Daging ayam kampung juga cocok dengan selera masyarakat setempat. Dengan begitu kebiasaan untuk beternak ayam ini menjadikan ayam kampung mudah untuk ditemui di tanah air kita.

Sampai saat ini upeti yang sekarang menjadi arti sebagai perpindahan tetap dari. Yaitu adanya perpindahan dari desa ke kota.

Namun perpindahan Ayam kampung tersebut bukanlah gratisan tapi dijual sebagai bisnis.

Apa manfaat makan ayam kampung?

Berikut ini beberapa Manfaat ayam yang bisa kamu dapatkan

1. Kaldu ayam yang sehat

Kaldu ayam yang diproduksi secara organik dari tulang ayam kampung ini lebih tinggi nilai gizinya. Kaldu ayam yang diproduksi secara alami lebih aman dan terbebas dari obat-obatan.

manfaat kaldu ayam kampung
gambar: okeinfo.net

Kaldu ayam ini dapat kamu gunakan untuk ditambahkan dalam sup supaya lebih lezat dan bergizi

2. Mengandung sedikit lemak

Daging ayam kampung ini memiliki sedikit lemak dibandingkan dengan ayam petelur dan pedaging. Dengan memotong daging ayam secara tipis-tipis agar waktu dalam memasak lebih cepat dan mendapatkan protein dengan kualitas yang baik.

3. Kandungan toxin yang sedikit

Berbicara tentang kandungan toxin jarang orang yang memperhatikan makanan yang mereka makan. Kandungan pestisida dan antibiotik yang terkandung didalam daging akan mempengaruhi kesehatan kamu walaupun dalam jangka yang panjang.

manfaat makan daging ayam kampung
gambar: Endeus.TV

Adanya antibiotik pada daging ini akan menjadikan timbulnya kuman dan bakteri bagi orang yang mengkonsumsinya. Kuman yang terlihat kecil ini memiliki dampak yang cukup berat seperti halnya kanker.

Selain itu ayam potong ini juga terkontaminasi dengan logam berat yang berada pada makanan ayam pabrikan. Untuk itu lebih baik mencegah dari pada mengobati, untuk itu lebih baik mengkonsumsi daging yang sehat untuk mendapatkan jiwa yang sehat juga.

4. Kandungan gizi yang lebih tinggi

Kandang ayam kampung ini berbeda dengan kandang ayam petelur dan pedaging. Ayam kampung dibiarkan bebas untuk berkeliaran sehingga mendapat sinar matahari yang langsung. Dagingnya lebih gurih dan lezat.

Apa saja jenis-jenis ayam kampung itu?

Berikut ini adalah daftar macam-macam ayam kampung.

1. Ayam kedu

jenis ayam kampung kedu
gambar: pertanianku.com

Ayam kampung yang berasal dari Magelang dan Temanggung. Ayam ini termasuk ayam lokal eks. Karesidenan Kedu ( Jawa Tengah). Ayam kedu dapat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu

  • Ayam kedu hitam
  • Ayam kedu putih
  • Ayam kedu cemani
  • Ayam kedu merah

2. Ayam pelung

jenis ayam kampung pelung
gambar: wikipedia

Ayam lokal yang berkembang di daerah Cianjur dan Sukabumi (Jawa Barat). Memiliki tubuh yang besar, tegap, temboloknya menonjol. Kaki yang kuat dan panjang.

3. Ayam Nunukan

jenis ayam kampung nunukan
gambar: pecintaayamhiasindonesia.blogspot.com

Ayam kampung ini disebut juga ayam Tawao yang berasal dari pulau Tarakan, Kalimantan Timur. Ayam ini memiliki warna bulu merah kekuning-kuningan da. Merah cerah.

Ekor dan bulu sayapnya tidak berkembang secara sempurna. Jengger pial dengan warna merah cerah. Paruh dan kukunya berwarna kuning atau putih.

4. Ayam Sumatra

jenis ayam kampung sumatera
gambar: blogternakayam.blogspot.com

Ayam lokal dari Sumatera yang memiliki ciri-ciri gagah, tegap, ukuran tubuh yang kecil. Ayam jantan memiliki kepala yang kecil tapi tengkoraknya lebar. Jenggernya wilah dan merah.

Ayam petelur dan ayam kampung ini memang memiliki ciri khas dan rasa daging yang berbeda. Kenapa?  Karena ayam kampung ini memiliki Makanan ayam yang alami dan berkembang Biak dengan cara alami.

Dengan demikian ayam kampung ini sedikit dan bahkan tidak mengandung bahan kimia.

Gizi dari daging Ayam kampung juga memiliki nilai yang lebih dibandingkan dengan ayam petelur. Selain itu telur ayam kampung juga memiliki banyak nutrisi untuk ketahan tubuh.

  • http://sistem-pertanian-terpadu.blogspot.com/2014/09/sejarah-dan-asal-mula-ayam-kampung.html?m=1
  • https://www.google.com/amp/s/jualayamhias.com/manfaat-daging-ayam-kampung/amp/
  • https://www.google.com/amp/s/hobiternak.com/jenis-ayam-kampung-dijadikan-pejantan-ayam-pedaging/amp/
  • https://m.liputan6.com/hot/read/3927228/cara-ternak-ayam-kampung-yang-mudah-bisa-diterapkan-di-rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *